Selasa, 08 Oktober 2013

bahan aktif pestisida di indonesia


DAFTAR BAHAN AKTIF PESTISIDA

NAMA BAHAN AKTIF
JENIS
GOLONGAN
Abamektin
Insektisida
Akarisida
Amidin, Avermectin
Alfametrin
(Alfasipermetrin)
Insektisida
Piretroid
Almunium fosetil
Fungisida
Organofosfat
Amitraz
Insektisida
Akarisida
Amidin
Amorphous
Insektisida
Difenil
Asam fosfit
Fungisida
-
Asam oksoklinik
Bakterisida
Antibiotik
Asam tolklofos
Fungisida
Pirimidin
Asefat
Insektisida
Organofosfat
Asetamiprid
Insektisida
Piridin
Asibensolar -s-metil
Fungisida
Tiadiazol
Azakonazol
Fungisida
Triazol
Azoksistrobin
Fungisida
Pirimidin
Belerang
Fungisida
Anorganik
Benfukarb
Insektisida
Karbamat
Benomil
Fungisida
Benzimidazol, MBC
Bensultap
Insektisida
Tiofulfonat
Betasiflutrin
Insektisida
Piretroid
Betasipermetrin
Insektisida
Piretroid
Bifentrin 
Insektisida
Piretroid
Bisultap
Insektisida
Neristoksin
BPMC (fenobukarb)
Insektisida
Karbamat
Bupirimat
Fungisida
Pirimidin
Buprofezin
Insektisida
Tiadiazin
Deltametrin
Insektisida
Piretroid
Diafentiuron
Insektisida
Tiourea
Diazinon
Insektisida
Organofosfat
Difenokonazol
Fungisida
Azol
Diflubenzuron
Insektisida
Urea
Diklorfos
Insektisida
Organofosfat
Dikofol
Insektisida
Akarisida
Organoklor, difenil
Dimehipo
Insektisida
Neristoksin
Dimetoat
Insektisida
Organofosfat
Dimetomorf
Fungisida
Morfolin
Dimikonazol
Fungisida
Triazol
Dinotefuran
Insektisida
Tiosulfonat
Emamektin benzoat
Insektisida
Avermectin
Endosulfan
Insektisida
Organoklorin
Epoksikonazol
Fungisida
Diskarboksimid
Esfenfalerat
Insektisida
Piretroid
Etion
Insektisida
Organofosfat
Etiprol
Insektisida
Organofosfat
Etofenproks
Insektisida
Difenil
Fenamidon
Fungisida
Ditiokarbamat, organomangan, organoseng
Fenarimol
Fungisida
Pirimidin
Fenbukonazol
Fungisida
Triazol
Fenfalerat
Insektisida
Piretroid
Fenitrotion
Insektisida
Organofosfat
Fenpiroksimat
Akarisida
Pirazol
Fenpropatrin
Insektisida
Akarisida
Amidin, piretroid
Fention
Insektisida
Organofosfat
Fentoat
Insektisida
Organofosfat
Fipronil
Insektisida
Fenil-pirazol
Flufenoksuron
Insektisida
Urea
Flusilazol
Fungisida
Triazol, organosilikon
Flutalonil
Fungisida
Anilida, trifluorometil
Folpet
Fungisida
Ftalimid, organoklor
Formotion
Insektisida
Organofosfat
Ftalida
Fungisida
Asam ftalat
Gammasihalotrin
Insektisida
Piretroid, trifenorometil
Heksaflumuron
Insektisida
Bensoyl, urea
Heksakonazol
Fungisida
Triazol
Heksitiazoks
Insektisida
Tiozolidin
Imidakloprid
Insektisida
Nitroimidazolidin, neonikotinoid
Iminoktadin
Fungisida
Diskarboksimid
Iprodion
Fungisida
Diskarboksimid
Iprovalikarb
Fungisida
Karbamat
Isoksation
Insektisida
Organofosfat, azoksazol
Kaptan
Fungisida
Ftalimid
Karbaril
Insektisida
Karbamat
Karbendazim
Fungisida
Benzimidazol, MBC
Karbofuran
Insektisida
Karbamat
Karbosulfan
Insektisida
Akarisida
Karbamat, organofosfat
Kartophidrokloroda
Insektisida
Karbamat
Kasugamisin
Fungisida
Bakterisida
Antibiotik
Klofentezim
Insektisida
Tetrazin
Klorfenapil
Insektisida
Pirol
Klorfluazuron
Insektisida
Urea, trifluorometil
Klorotalonil
Fungisida
Kloronitile
Klorpirifos
Insektisida
Organofosfat, piridin
Lamdasihalotrin
Insektisida
Piretroid
Lufenuron
Insektisida
Trifluorometil, urea
Malation
Insektisida
Organifosfat
Maneb
Fungisida
Ditiokarbamat, organomangan
Mankozeb
Fungisida
Ditiokarbamat, organomangan, organomangan
Mefenoksam
Fungisida
Pirimidin
Merkaptodimetur
Insektisida
Karbamat
Metaflumizon
Metalaksil
Fungisida
Asilalanin
Metalaksil-M
Fungisida
Asilalanin
Metalkarb
Insektisida
Karbamat
Metidation
Insektisida
Orgabofosfat, tiadiazol
Metil tiofanat
Fungisida
Karbamat, benzimidazol, MBC
Metipren
Insektisida
Juvenile, homone, mimic
Metiram
Fungisida
Ditiokarbamat, organoseng
Metoksifenoksida
Insektisida
Diazilhidrazin
Metomil
Insektisida
Karbamat
Mikobutanil
Fungisida
Triazol
MIPC (isopokarb)
Insektisida
Karbamat
Monosultap
Insektisida
Neriktoksin
Novaluron
Insektisida
Benzoyl, urea
Oksitetrasiklin
Bakterisida
Antibiotik
PCNB (quintozin)
Fungisida
Quintizin
Permetrin
Insektisida
Piretroid
Pimetrozin
Insektisida
Triazin
Piraklofos
Insektisida
Organofosfat
Piridaben
Insektisida
Phridazinon
Piridafention
Insektisida
Organofosfat
Pirimifos metil
Insektisida
Organofosfat, pirimidin
Poksim
Insektisida
Organofosfat, nitrila
Profenofos
Insektisida
Organofosfat
Prokimidon
Fungisida
Anilida, diskarboksimid
Propaksur
Insektisida
Karbamat
Propamokarb hidroklorida
Fungisida
Karbamat
Propargit
Akarisida
Fenoksi
Propikonazol
Fungisida
Triazol
Propineb
Fungisida
Karbamat, organoseng
Protiofos
Insektisida
Organofosfat
Siflutrin
Insektisida
Piretroid
Simoksanil
Fungisida
Urea
Sipermetrin
Insektisida
Piretroid
Siprokonazol
Fungisida
Triazol
Siromazin
Insektisida
Triazin
Spiromesifen
Akarisida
Ditiokarbamat
Streptomisin sulfat
Bakterisida
Antibiotik
Tebukonazol
Fungisida
Triazol
Tembaga
Fungisida
Anorganik
Tetasipermetrin
Insektisida
Piretroid
Tetradifon
Akarisida
Organoklor, difenil
Tetrakonazol
Fungisida
Azol
Tiakloprid
Insektisida
Neonikotinoid
Tiametoksam
Insektisida
Triazol, neonikotinoid
Tiodikarb
Insektisida
Karbamat
Tiram
Fungisida
Ditiokarbamat, organoseng
Triadimefon
Fungisida
Triazol
Triadimenol
Fungisida
Triazol
Triazofos
Insektisida
Organofosfat
Tridemorf
Fungisida
Morfolin
Triflumizol
Fungisida
Trifluorometil, imidazol
Triflumuron
Insektisida
Benzoyl, urea
Triklorfon
Insektisida
Organofosfat
Validamisin
Fungisida
Antibiotik
Zineb
Fungisida
Ditiokarbamat, organoseng
Ziram
Fungisida
Ditiokarbamat, organoseng
Zoxamide
Fungisida
Pirimidin

Membuat Pupuk NPK,

1. Langkah Pertama, Curah Urea Ke ke plastik dan kocor Formula Oreza
    1 Zak Urea di campur 2 - 4 L Oreza, tergantung biaya, lebih banyak lebih baik

2. Aduk Urea dengan formula hingga rata dan berubah warna















3. Setelah rata baru di campur dengan dolomit/calsium
    1 Zak Urea di campur dengan 2 L Oreza lalu di campur dengan 2 Zak/100Kg Dolomite













4. Jadi deh Pupuk N alias Nitrogen + P alias Posporus + Kalsium, unsur unsur yang lain banyak di dalam   
    tanah dan di urai oleh oreza, Pupuk semi Organik ramah lingkungan ala sendiri

Selamat Mencoba dan buktikan hasil nya, apalagi kalo di campur lagi dengan pupuk kandang, jadi lebih irit dan lebih bagus, oreza solusi petani sukses tanpa biaya banyak.....


Ciri - ciri sawit kurang pupuk/nutrisi

Kekurangan unsur Kalium [K+]
Add caption

Gejala kekurangan unsur hara kalium [K+]menyebapkan daun berwarna merah yang berlahan –lahan mengering [nekrosis] pada awal terdapat bintik – bintik berwarna kuning kemerahan yang selanjutnya berubah merah semua dan ahirnya mengring.


Gejala kekurangan Nitrogen [N]

Kekurangan Nitrogen ditunjukan dengan daun menguning [klorosis] mulai dari ujung anak daun dan menjalar ke pelepah yang tadinya berwarna hijau menjadi kekuningan, kekurangan unsur [N] menyebapkan pertumbuhan titik tumbuh terhambat yang berdampak produksi hormon auksin menjadi terganggu, yang akibatnya tanaman sawit gagal memproduksi bunga betina. Pada tanaman sawit hormon auksin sangat berpengaruh terhada pembentukan bunga betina yang merupakan cikal – bakal pembentukan TBS. demikian juga sebaliknya kelebihan unsur  [N] membuat tanaman mandul [tidak berbunga betina, ataupun bunga jantan]. Karena tanaman hanya memproduksi daun dan pelepah secara berlebih, 


Kekurangan Boron [B3+]
Kekurangan unsur [B3+] menyebapkan tanaman tidak normal dan terkesan cacat daun tumbuh membengkok, pendek sehingga ujung pelepah melingkar, anak daun pada ujung pelepah muda berubah bentuk menjadi kecil seperti rumput, atau tumbuh rapat pendek seolah – olah bersatu dan padat. Kekurangan Borat dan N menyebapkan tanaman menjadi mandul permanen dan penyimpangan gen seolah – olah terse3rang virus.


Kekurangan phospate [P] 

Kekurangan phospat pada tanaman muda menyebapkan pertumbuhan menjadi sangat tidak normal anak daun dan pelepah menjadi kemerah – merahan dan batang tumbuh meruncing pada bagian atas mengecil sepeti pensil. Kekurangan  [P dan K] secara bersamaan menyebapkan tanaman menjadi mandul dan ntanaman menjadi kusam, tidak mengkilat, pad TBS menyebapkan buah tidak bisa tumbuh normal dan kada rminyak sangat rendah dan keriput.


Kekurangan sulfur [SO4”]
Gejala kekurangan sulfur ditandai daun muda menjadi hijau kekuningan dengan tulang daun kekuning – kuningan. Pengaruk kekurangan sulfur pada tanaman sawit sangat mempengaruhi pembentukan protein yang merupakan zat sangat berpengaru terhadap metabolisme sel dalam pembentukan hormon dan enzim untuk mengataur sistem reproduksi dalam menghasilkan TBS. beberapa asam amino pada minyak sawit yang merupakan cikal bakal pembentukan CPO dalam sistem metabolismenya dikopling oleh senyawa [S]